EAT PRAY LOVE

Siapa sih yang tidak kenal dengan film si bibir sexy nan lebar Julia Robert ini. Berlatar 3 negara favorit saya;  Italia, India dan Indonesia tercinta. Untuk para traveller senior dan pemula bolehlah melihat sejenak bagaimana sang sutradara mengambil lokasi dengan panorama yang begitu cantik.Ditambah dengan aksi Julia yang WOW banget saat berinteraksi dengan penduduk lokal. Elizabeth Gilbert (Julia Robert) traveling dari Italy (4 bulan), kemudian ke India (4 bulan) dan akhirnya di Bali. Si Eli berkelana demi mencari pengalaman spritual, pengen hidupnya damai dan mendapatkan cinta lagi. Dia bercerai dengan suaminya. Karena galau akhirnya Dia meninggalkan New York.

Bali Bali Bali!

Eli menyewa satu cottage yang perfect buat meditasi. Di Bali, Eli bertemu dengan Ketut, lelaki tua dengan perawakan yang lucu dan cukup fasih berbahasa Inggris. Eli berguru di tempat Ketut dan beberap selang kemudian Eli bertemu dengan Wayan (diperankan oleh Christine Hakim) untuk mengobati lukanya si Eli. Kebetulan si Wayan ini membuka usaha semacam Clinic Herbal. Singkat cerita, si Eli bertemu dengan calon pangerannya. Seorang pengusaha asal Brazil yang sudah cukup lama tinggal di Bali. Kharisma Bali muncul di film ini. Meskipun saya beberapa kali kesana, saya nggak pernah dapat yang namanya “Bali banget”.

Saya suka dengan film ini meskipun plotnya datar-datar aja. Gimanapun Julia Roberts tampil dengan begitu tenang. Saya suka banget dengan lokasi yang ditampilkan Pa’ Sutradara di fim ini seperti Pantai Padang-padang, Bentuyung, Ubud.

Salah satu quote yang paling berkesan dari karakter Elizabeth Gilbert ini adalah

“The only thing more unthinkable than leaving was staying; the only thing more impossible than staying was leaving.”
Elizabeth Gilbert, Eat, Pray, Love

5 CM

Salah satu film yang saya niatin banget ke XXI buat nonton langsung. I was curious with the synopsis and some friends of mine told me that it is a good movie, lu bangett katanya. This is a hilarious movie sekaligus menginspirasi jug. Ada friendshipnya, love, traveling, life and many others.

Kisah 5 Cm terinspirasi dari kisah nyata dimana setiap tanggal 17 Agustus di sebagian besar puncak gunung di Indonesia sering diadakan upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan. Sesuai dengan novelnya, proses syuting film ini juga dilakukan di lokasi yang sama yaitu Mahameru. Salah satu lokasi favorit bagi para pecinta alam. Benar saja, saya nggak pernah ngelewatin semua scenenya. Ceritanya unik dengan tokoh pemeran yang pas banget dengan karakter di film tersebut.  Paling saya suka saat mereka berkumpul di stasiun untuk berangkat ke Mahameru. Pokoknya keren banget deh. Nyiapin carrier, obat-obatan, cemilan, indomie.. aaahhh suka suka…. Pasti traveler gitu, kan?.

Dari film ini, saya jadi pengeeeen bingit ke Mahameru. Apalagi lokasi yang namanya Ranu Kumbolo. I wish I were in top then let the clouds blow me.

CHERNOBYL DIARIES

Film ini saya masukkan dalam kategori perpelancongan. I’ve watched this movie several times. Dari judulnya saja CHERNOBYL. Mungkin kalian pernah dengar atau nggak pernah dengar sama sekali tentang CHERNOBYL ini.

Jadi, Chernobyl adalah salah satu tempat yang ada di kota Pripyat sebelah utara Ukraine. Tempat ini bisa dibilang terkenal banget dengan insiden nuklirnya pada tanggal 26 April 1986. Pripyat menjadi salah satu saksi bisu dari adanya raktor nuklir yang bocor dari Chernobyl. Dulunya, kota ini makmur dan kaya, sekarang menjadi kota mati dan berhantu. Konon katanya, banyak sekali yang mendengarkan adanya tangisan dan teriakan yang sangat miris dari tempat tersebut. Seluruh alam sekitar telah tercemar dengan kesan radioaktif dan pada manusia pula walaupun sudah beberapa generasi namun kesannya masih lagi tidak hilang sepenuhnya.

Berangkat dari alasan ini (mungkin) sang Sutradara (Brad parker) mengangkatnya ke dalam film yang bergendre Horror. Di film itu menceritakan 6 pelancong yang ingin ke Moscow dengan menggunakan jasa guide yang kebetulan adalah saudara dari salah satu dari 6 pelancong itu. Karena alasan keamanan, jalur yang mereka harus lewati menuntut mereka mengambil jalur melewati kota Pripyat. Saat tiba disana mereka terlihat agak ketakutan karena tempatnya yang begitu terlihat angker. Mereka menelusuri sisi-sisi bangunan dengan rasa was-was.

Keanehan terjadi ketika mobil yang ditumpangi tiba-tiba mogok. Si Guide sudah melakukan berbagai cara agar segera meninggalkan tempat itu. Alhasil, Sinyal pun hilang dan mau nggak mau mereka harus menginap di tempat itu. malam pun tiba dan tentunya teror pun juga mulai muncul. Satu per satu dari mereka meninggal. Korban pertama yaitu si Guide. Saat-saat gentingnya, singkat cerita yang selamat di tempat itu adalah satu pelancong cewek. Dia ditolongin  beberapa orang yang bermasker,mirip tentara gitu dan dia tidak sadarkan diri dan dibawa langsung ke suatu tempat, semacam lab besar. Si cewek ngerasa Dia diselamatkan dari zona radioaktif. Tiba-tiba saja Dia seret dimasukkan ke dalam satu ruang gelap dan ditinggalkan begitu saja. Suasananya hening sekali dan tiba-tiba Dia diserang ama sesuatu yang terdengar buas  di kegelapan.

THE END

Saya juga heran kok endingnya gitu sih, kenapa juga orang yang bermasker itu menyeretnya d ruangan gelap dan membiarkan si cewe meninggal. Mungkin sudah terkontaminasi kali yah?au ah gelap. At least dari film itu menceritakan bahwa selama kita traveling, kita nggak bakal tau apa yang bakal kita hadapi dan apa yang bakal terjadi dengan diri kita. Of course, all we can do is trying to survive.

INDIANA JONES

I adore him since I was Kid. Yeah, uncle John, uncle Indi . Ingat kan? film seri yang dibintangi oleh Harrison Ford ini pasti selalu membuat kita ingin angkat ransel, jalan-jalan ke seluruh penjuru di dunia. Seorang professor Arkeolog (orang yang meneliti sejarah kebudayaan manusia dimasa lampau), tentunya dan pasti , mau tidak mau harus berkelana alias melancong demi memburu bahan-bahan riset.

SOSOK INI YANG SALAH SATU BUAT GUWE INGIN BERKELILING DUNIA !

Dr. Henry Walton Jones, Jr, lebih dikenal sebagai Indiana Jones atau Indy adalah seorang profesor petualang. Nama Indy sendiri diambil dari nama anjing peliharaannya.

Serial film ini antara lain:

1.  Indiana Jones and Raiders of the Lost Ark

2. Indiana Jones and the Temple of Doom

3. Indiana Jones and the last Crusade

4. Indiana Jones and the Kingdo0m of the crystal Skull

Di semua film pasti uncle John  selalu didampingi wanita-wanita cantik nan seksi sebagai teman melancongnya dalam memecahkan kasus dan misteri yang ada di dunia. (nggak mau kalah ama James Bond.

The countries visited in the four Indiana Jones films.
Red = Countries visited in Raiders
Green = Countries visited in Temple of Doom
Brown = Visited in Raiders, Last Crusade, and Crystal Skull
Blue = Countries visited in Last Crusade
Yellow = Countries visited in Raiders and Crystal Skull
Orange = Countries visited in Crystal Skul

Luar biasa kan?  Brazil, Peru, Nevada, Connecticut, India, Egypt, US dll. Meskipun mungkin Hanya fiktif belaka, tapi saya seneng liat Dia mengelilingi dunia. Semoga suatu saat bisa ke negara-negara tersebut. Aamiin 🙂

127 HOURS

Ada lagi nih, salah satu film favorit saya. Film yang diperankan oleh si tampan, James Franco. Film  ini dibuat bedasarkan kisah nyata. Entah kenapa saya sangat sangat menyukai film yang based on true story,  auto menginspirasi.  Film ini menyangkut perjuangan hidup dan mati seseorang. Meskipun dialognya kurang, tapi film ini cukup menggetarkan saya.*azik

Cerita dimulai ketika Aron, cowo kantoran yang hobi mendaki dan melakukan hal gila pergi sendirian ke Blue John Canyon, Utah. Ia pergi tanpa mengabarkan siapapun. Layaknya para pendaki yang berpengalaman, ia pergi dengan berbagai persiapan dan perlengkapan yang sangat lengkap, serta perhitungan matang akan segala jadwal kegiatan dalam perjalanannya.Satu hal yang membuat ia lengah, pisau Swiss Army tajam andalanya yang tidak terbawa, tertukar dengan pisau lipat kecil yang tumpul.Dengan kelihaiannya, Aron berhasil menyebrangi banyak tebing yang curam. Bahkan dengan petualangan Aron ini, kita bisa menikmati keindahan Blue John Canyon, baik dari struktur bebatuan, hingga air terjun di dalamnya. Sayangnya, selihai-lihainya seorang manusia jika ceroboh pasti akan tergelincir. Itulah yang terjadi pada Aron ketika secara tidak terduga terperosok ke dalam tebing yang dalam, dan batu besar dengan menjepit pergelangan tangan kanannya.

Masalah pun muncul. Tidak ada satu orangpun yang berada di lembah itu, dan ia berada terperosok sangat jauh. Berteriakpun percuma, suaranya tidak terdengar hingga ke atas. Sialnya, dengan segala cara yang Aaron lakukan batu itu tetap tidak bergeming. Tetap diam menjepit tangannya. Dengan pikiran yang sangat dingin, Aron berfikir cerdas untuk bertahan dan menyelamatkan diri. Mulai dari menjadwal bekal makanan dan minuman, serta membuat perlindungan diri dari tali dan tenda. Itupun dilakukan dengan satu tangan. Ia juga menggunakan semua peralatannya untuk membebaskan tangannya. Sayangnya, segala cara dilakukan tidak juga berhasil. Aron hampir menyerah dan merasa hidupnya hanya sampai di sini. Ia kemudian teringat kepada mantan kekasih dan semua keluarganya, terutama ibunya yang terus menerus mengkhawatirkannya. Rasa bersalah pun muncul. Ia bahkan sempat mengalami delusi dan halusinasi. Air minumnya juga mulai habis sehingga Aron terpaksa meminum air seninya sendiri. Luka di tangannya mulai membusuk dan badannya semakin lemah. Ia juga terkena dehidrasi dan hipotermia.

Untungnya Aron sangat kuat, dan tetap berusaha untuk mempertahankan kesadarannya.Tidak ada jalan lain, satu-satunya cara bagi Aron adalah memotong pergelangan tangannya. Ia menyiapkan segala peralatan yang bisa digunakan. Sayangnya, ia salah membawa pisau lipat. Dengan terpaksa Aron menggunakan pisau lipat tumpul untuk memotong tangannya. Akhirnya ia mengikat bagian pergelangan tangan yang siap untuk dipotong, dan ditusukannya pisau tumpul itu ke dalam daging tangannya. Rasa sakit tak tertahankan dari sayatan-sayatan kecil sangat menyiksanya, tapi Aron tetap bertahan. Akhirnya, dengan penuh perjuangan dan kenekatan ia berhasil memotong tangannya. Aron langsung meloncati lembah untuk segera keluar dari tempat ia terjebak, namun tak kunjung menemukan orang yang bisa menolongnya. Ia hanya menemukan genangan air kotor yang digunakannya untuk minum dan mencuci muka. Beruntung ada backpackers lain yang lewat dan membantunya. Di sanalah akhirnya Aron mendapat pertolongan. Aron sendiri kini telah menikah dan tetap menjalani kehidupannya sebagai pendaki professional walau dengan satu tangan.

Dari film tersebut, ada pelajaran yang bisa dipetik. Antara lain;

  1. Infoin kerabat kalau kalian mau traveling. Mau jauh atau dekat yang jelas beritahu mereka.
  2. You might find yourself when you lost somewhere.
  3. Dibalik penderitaan kamu alami, pasti bakal tergantikan dengan sejuta kebahagiaan. Kalian tidak perlu memotong lengan kalian biar merasakan sakitnya si Aron kaya gimana untuk dapatin sejuta kebahagiaan itu **ahaha, at least dari film itu si ARon kasih tau ke kita kalau kadang kita harus merasakan sakit yang luar biasa sebelum merasakan kebahagiaan yang jauh luar biasa.
  4. Percaya kalau mujizat itu ada dari Tuhan.
  5. Utamakan keselamatan. Safety first.
  6. Beli pisau lipat jangan yang made in China wkwkw