CARA MENDAPATKAN SIMCARD DI INDIA

Banyak yang bilang untuk mendapatkan simcard bagi turis asing di India adalah susah-susah gampang. Beda dengan di Indonesia mau penduduk lokal atau turis sangat mudah untuk membeli simCard. Penggunaan simCard untuk layanan internet,sms, nelpon dan sebagainya memang penting untuk membantu kita selama bepergian di negara orang lain. Konon katanya,pemerintah India risih dengan teroris-teroris yang memanfaatkan fasilitas simCard ini di negaranya. Apalagi di daerah Mumbai, katanya para turis susah untuk mendapatkannya. Provider yang tersedia di India antara lain Airtel (paling top), Vodafone, Reliance,BSNL dan MTNL.

Sebelum saya ke India, saya mencari tahu tentang cara mendapatkan simcard disana, mulai dari browsing sampai dengan chatting langsung dengan lokal disana. Kata teman India saya, untuk mendapatkan simCard gampang, langsung cari dan datangi kedai Airtel atau Vodafone (ya iyalah masa datangi kuil).. tunjukkan passport dan selesai.

Beda lagi dengan versi pelancong yang pernah kesana, kata mereka, kita harus sediakan passport, photo, surat rekomendasi dari teman yang berdomisili di India, foto copy visa, alamat domisili di home country. Beberapa hari di India, akhirnya saya memutuskan untuk membeli kartu. You know lah, selama disana saya jarang check-in di SoSMED, biar eksis harus beli kartu.Bukan semata-mata cuma buat eksis sih, tapi untuk browsing juga dan tak kalah penting komunikasi dengan keluarga dan teman-teman. Kebetulan waktu itu kata teman saya, kartu bisa didapatkan di sekitaran Main Bazaard, dekat stasiun Delhi,tidak jauh dari tempat kami nginap. Di main bazaard ini, mirip legiannya Bali. Sepanjang jalan ada banyak penjual sari, segala macam aksesoris untuk oleh-oleh, bar, hotel, guest house, warung, money changer,atm, book stores dan sebagainya.

Sambil berjalan-jalan, akhirnya saya melihat ada satu kedai yang tertulis

“BUY NEW SIMCARD”

belok kiri sekitar 10 meter dapat deh tempatnya. Saya pun bertanya bagusnya pakai apa? Airtel atau Vodafone? Kata si penjualnya mending Vodafone. Internet lancar apalagi kalau mau menggunakan di luar area New Delhi. Pas banget tuh, kebetulan saya akan bepergian ke arah Selatan, daerah Tamil Nadu.

Setelah mendengar paket-paket yang ditawarkan, maka saya pilih Vodafone 500MB + 101 Balance seharga 500Rupe (Rp.100.000).

Adapun syaratnya adalah:

  1. Mengisi formulir yang telah disediakan.Disetiap satu kemasan kartu perdana, formulir sudah tersedia didalamnya. Penjualnya akan menyuruh untuk menandatangani dan mengisi kolom-kolom yang penting.
  2. Serahkan foto kopi passport. Kalau ngaak bawa kopiannya, nggak masalah, bakal di kopiin kog
  3. Pas Foto 1 lembar (bisa 3×4 atau 4×6) asal bukan 10R, kebesaran ciiinnnn 😛
  4. Bawa kartu nama HOTEL atau guest house kamu nginap.

Yang satu ini harus ada, penjualnya bakal tanya di room no. berapa kamu nginap dan sampai kapan.

Kebetulan waktu itu saya nggak bawa kartu nama guest house saya, akhirnya saya berjalan kaki kembali kesana untuk mengambilnya. Setelah deal dan dapatkan kartu, penjualnya langsung mendaftarkan paket yang dibeli dan menyampaikan kalau kartunya akan aktif esok hari,karena bakal di aktifasi oleh pihak Vodafone 1×24 jam. Jadi, setiap pembelian kartu perdana di counternya, petugas provider akan mengambil semua formulir yang terkumpul untuk dibawa ke kantor pusat.

Bagaimana? Mudah kan? Nggak harus kesana kemari, lampirkan surat ini surat itu. Bersiap-siap untuk eksis pemirsah hihi.

SUASANA KERETA API DI INDIA

Transportasi utama paling favorit di India adalah kereta api. Penduduk yang milyaran dengan negara yang luas membuat transportasi ini massive digunakan. Saya salut dengan system kereta disana, sangat bagus dan terkontrol. Beda jauh dengan yang ada di negara sendiri. Meskipun tampang gerbongnya kumuh, berkarat tapi sangat membantu saya selama traveling disana. Untuk menikmati kereta disana bisa booked tiket jauh-jauh hari sebelum berangkat disini. Nanti jika sudah masuk ke Clear Trip, kamu bakal disuguhkan dengan satu tahap yang sedikit ribet yaitu IRCTC ( Indian Railway Catering and Tourism Corporation). Kita harus membuat akun dan harus ada pihak ketiga yang terlibat, tidak lain tidak bukan adalah orang lokal, yeah orang India bukan orang gila. haha Kalau punya teman atau kenalan disana, malah lebih bagus. Bisa pinjam atau pakai akunnya.

Kenapa hal ini harus terjadi ???*ala-ala FTV

Dikarenakan pihak IRCTC mensyaratkan data berupa email dan nomor telepon India (+91) plus 10 digit nomor. Data-data tersebut nantinya diinput biasa, seperti ketika kita mendaftar di Clear Trip. Nah dari situ nantinya akan dikirimin 2 password untuk verifikasi akun. Satu password buat Email dan satu lagi ke nomor yang dipakai saat registrasi. Setelah verifikasi, nanti akun IRCTC akan langsung tersinkronisasi dengan Clear Trip. (REMPONG KAN?) Mending go show aja kaya saya ,nggak usah booked hihi

Takut kehabisan? Itinerary buyar? 

Jangan putus asa dulu, sistem perkeretaapian di India  bagus. Ada kuota untuk turis disebut tatkal meskipun sedikit lebih mahal yah dibanding tiket biasa. Jadi ada kelas-kelas kereta api disana. Nih, saya akan mengurut dari paling kumuh ke elit.

  1. 2nd Seat, duduk nggak boleh baring,tanpa ac,nauzuh bila aromanya
  2. Sleeper, tanpa ac,ada kasur,acak
  3. First Class, tanpa ac mirip sleeper
  4. AC chair car
  5. AC 3 tier, berpasangan tiap kompartmen,pakai ac, ada tirai,tidur 3 baris da nada nomor kursi
  6. AC 2 tier , mirip AC 3tier cuman semuanya berduaan aja
  7. AC first Class, sama Cuma ditambah pelayan aja.

 

Saya udah sempet nyoba tipe kereta nomor 1,2 dan 5. Ketika saya ingin ke dan dari Agra, ke New Delhi, dan ke daerah India Selatan, Chennai-Tamil Nadu.

Waktu ke Agra, saya dapatnya tiket sleeper. Jadi lumayan bagus. Sistemnya acak, jadi kalau ada yang kosong di kompartmen tinggal duduk saja.Kalo nggak dapat tempat kosong, yah berdiri. Jendela tidak bertirai, langsung dengan trali besi,sangat panas dan sedikit bau. Pulang dari Agra, kami membeli tiket general. Kami nggak tahu harus mau duduk dimana. Kami menuju ke kelas sleeper, dan dipimpong lagi ke arah depan gerbong. Tempat yang tidak lain tidak bukan semua orang India dengan beragam macam gaya disana. Sangat padat, panas,sesak,dan tidak bakal betah. Saya bertiga waktu itu belum naik kereta,baru mengejar dari luar dan sudah menciutkan kami untuk naik setelah melihat kelasnya. Kereta perlahan-lahan bergerak agakt cepat, sambil berdiri di luar gerbong kelas sleeper, kami bertanya keorang lokal yang berdiri di tepi pintu gerbong untuk memberikan kami izin untuk masuk. Sambil memelas dan berlari-lari kecil, akhirnya kami dibolehkan masuk. Dan LONCAT. LONCAT!

note :(ADEGAN INI TIDAK MEMAKAI STUNT MAN ! DONT TRY AT HOME!) huauau

 

Beda pengalaman lagi ketika saya ingin ke Chennai, daerah selatan India. Waktu itu saya berangkat sendiri. Sedikit cemas dan khawatir.Daripada harus menggunakan pesawat yang harga tiketnya mahal mending naik kereta. Saya beli tiket kereta kuota turis dari New Delhi ke Chennai seharga 2.200 rupee dengan kelas AC 3 tier, dan tahukah Anda berapa lama jarak tempuhnya? — 32 jam !!

Kebayang, kan jauhnya? Celakanya, malamnya saya mendadak demam dan mengigil entah kenapa. Mulai panik dan tidak tahu mau ngapain, tidur terganggu. Mungkin karena faktor kecapean angkat ransel sepekan lebih. Selama saya di kereta, makan jadi nggak enak, semua tetangga duduk saya di satu kompartmen itu laki-laki semua. 

32 jam itu lam, loh ! Berbagai macam stasiun yang saya lalui. Tidak pernah sekalipun turun dari stasiun karena semua keperluan makan ada di kereta. Saya kebanyakan tidur, kebetulan saya berada di seat yang paling bawah jadi enak, nggak terlalu mengganggu penumpang lain.

Pemandangan di kereta sudah membuat saya cukup tahu gimana rasanya kereta di India. Bagaimana suara-suara para penjual kacang, susu, gerbong, petugas kereta sampai dengan tipe-tipe penumpang. Kalian bisa lihat India itu gimana cuman dalam kereta.

 

So, sudah siapkah kamu merasakan sensasinya juga?

 

Jalur ke Chennai, jaooohhh banget!

PERHATIKAN INI JIKA BEPERGIAN KE INDIA

Tentu sangat bermacam-macam kejadian yang dialami setiap para pelancong. Emosi bercampur aduk ketika bepergian bermil-mil jauhnya dari rumah membawa sensasi tersendiri bagi para traveler. Saya misalnya yang backpacking ke India bulan July 2014 lalu, banyak hal, ilmu, pelajaran hidup yang saya dapatkan ketika berkunjung kesana. Berat rasanya meninggalkan satu moment paling sakral dengan keluarga yaitu, lebaran idul fitri. Yah, lebaran yang harusnya mudik, kumpul dengan keluarga besar malah saya lakukan sebaliknya, jauh dari rumah, mudik ke negara lain.*tepokjidat

Kali ini saya akan membagikan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan ketika bepergian ke India berdasarkan pengalaman yang saya alami.

  1. INGAT KESEHATAN

Hal ini sangat penting karena makanan di India sangat berbeda dengan makanan kita sehari-hari. Penuh dengan rempah-rempah yang tajam dan khas. Berbagai macam hidangan dari yang manis semanis-manisnya sampai dengan yang pedis dan nggak bisa tertelan di tenggorokan. Ada pelancong yang kerap kali terkena delhi belly´ alias mencret. Pernah selama saya disana, saya nyaris pingsan, saking panasnya sampai harus membatalkan puasa saya karena kepala saya sudah mutar-mutar,penglihatan saya sudah gelap dan kabur. Suatu malam juga di kereta, saya tiba-tiba demam dan untung ada obat yang siap sedia. Makanya sangatlah perlu membawa obat-obatan,obat diare, minyak kayu putih, obat demam, sakit kepala, fresh care,masker, tisu basah, hand sanitizer.Sekedar informasi, di sudut –sudut jalan di India berbau pesing. Dimana-mana bisa terlihat orang yang pipis sembarangan. Jadi jangan heran kalau ke India bau pesingnya nampar banget ke idung.

2. CETAK TIKET

 

airasia

Biar saat di imigrasi mudah dan lancar, bagi yang mengurus VOA (Visa ON Arrival) harus mencetak tiket pulang. Pengalaman kemarin, teman saya tidak mencetak sampai-sampai berdiam lama dan harus beradu kata dengan petugas imigrasi karena urusan tidak mencetak tiket pulang. Selain tiket pulang petugas juga meminta print-an bookingan hotel. Jadi Ingat, CETAK !

3. MUSIM PANAS,ADA SUNBLOCK

Musim panas di India luar biasa panas, teriknya minta ampun. Bisa sampai 40 derajat. Muka saya sampai terbakar dan radang saking panasnya. Pernah saya perhatikan di sekitar bawah mata saya muncul benjolan-benjolan seperti habis di gigit semut. Mungkin karena tidak memakai sunblock atau krim wajah Syahrini yang saya pakai  tidak cocok melawan panas yang ekstrim.

4. BELI SIMCARD

Penggunaan ponsel dan layanan internet sangat bakal membantu kita dalam bepergian. Browsing untuk keperluan traveling, aktif di SOSMED, komunikasi dengan keluarga dan teman sangat dibutuhkan. Untuk penggunaan layanan internet menggunakan provider dari simcard yang kita punya di Indonesia bakal memakan biaya yang sangat banyak. Untuk berhemat sebaiknya membeli simCard di negara yang kita kunjungi.Di India, provider yang terkenal dan bagus adalah Airtel dan Vodafone. Disediakan berbagai macam paket sesuai dengan kebutuhan masing-masing traveler.

5. TAWAR BARANG pakE SADIS

Membeli barang pasti mutlak di lakukan jika bepergian kemana-mana. Entah itu keperluan sehari-hari traveling, makan, transportasi, oleh-oleh segala macam harus dengan nyali yang besar. Pedagang di India rata-rata menaikkan harga jualannya bisa sampai 7x lipat dari harga seharusnya. Saya pernah membeli satu celana yang dari harga 500rupee menjadi 150 rupe saja, dan pernah juga membeli kain sari buat oleh-oleh dari harga 900rupee menjadi 300 rupee. HEBAT KAN? *kibasponi.

Sampai suatu hari saya pernah dikejar sama penjual saking ngototnya minta diturunin harga barangnya. Sudah memasang tampang kaku, keras kepala, no ekspresi toh akhirnya penjualnya juga menyerah. SADISSS !! haha

6. SENYUM SECUKUPNYA, RAMAH SEPERLUNYA

Kebanyakan jika bepergian kita harus bersikap ramah,supel ke warga lokal. Kali ini saya yang orangnya suka nyengir,senyum lebar akhirnya mendadak menjadi agak dingin. Sebagai traveler cewek harus hati-hati soalnya laki-laki India banyak yang iseng dan jahilin orang asing. Tentu saja nggak harus memasang tampang dingin selama traveling, untuk sikap ini saya berlakukan di tempat-tempat yang ramai, misalnya di pinggir jalan besar, dalam stasiun, pasar,dalam kereta, dan MRT.

7. Tas ANTI-THEFT

 

money belt

Tempat uang,kredit card,passport haruslah sangat aman tempatnya. Jangan sekali-kali menyimpan benda-benda vital tersebut di backpack anda. Dianjurkan untuk membeli fanny pack, belt money, neck pouch, atau leg pouch biar aman dari pencuri. Ada beragam jenis safety wallets kog’, tergantung dari traveler. Mau yang anti air juga ada.

Melihat kondisi di India sangat padat, standar hidup yang tergolong rendah, kriminal semakin meraja lela juga. Jadi tetap waspada. Alhamdulilah selama disana, nggak ada satu barang pun dan se rupee pun yang kecolong. 😀 Intinya, jika ingin keluar yah jangan banyak tingkah dan harus terus mengecek barang-barang berharga itu.

8.BERTANYA ITU PERLU

Tentunya setiap bepergian seringkali dihadapkan dengan situasi dimana kita harus meminta orang lain untuk membantu kita ke tempat yang ingin dituju. Selain mengandalkan google map, bertanya ke orang lokal itu perlu. Bertanyalah ke petugas,polisi atau semacamnya, misalnya saja arah gerbong, platform, counter tiket, atm,nama stasiun,dsb. Bukannya orang India tidak bisa dipercaya, cuman aparat biasanya lebih tahu.Umpamanya kalo nggak ketemu sama aparat petugas, ya pintar-pintarlah bertanya ke orang lokal yang perawakannya bisa untuk di tanyai,misalnya orang yang perawakannya mirip businessman, mahasiswa, “type pantas” untuk ditanyailah, yang jelas jangan ke kuli atau penjual jajanan di pinggir jalan.

9. AWAS JAJAN SEMBARANGAN !

 

???????????????????????????????

Saya tipe orang yang suka ngemil. Cemilan di India bermacam-macam.Harus lihat-lihat juga kalau ingin merasakan cemilan di India. Misalnya mau makan kacang-kacangan, manisan harus hati-hati untuk membelinya. Pastikan dikemas bersih dan tempat jualannya juga bersih, soalnya banyak pedagang-pedagang yang jualannya nggak ditutup, lalat,debu dimana-mana. Masa mau makan jajanan yang dikerok pake tangan yang kukunya item semua.. huekk !!

10. HINDARI FREE DRINKING WATER

 

???????????????????????????????

Bedanya di India dan Indonesia adalah yang ini. Selalu ada spot FREE DRINKING water yang tersedia. Kali ini jangan sekali-kali meminum air yang disediakan gratis itu. Mending berkorban 2 Rupee untuk sebotol air mineral daripada harus menanggung perut yang bakal melilit sepanjang malam.

11. JELI TRANSPORTASI

 

???????????????????????????????

Jangan TAXI. Pasti mahal dan selama saya disana saya nggak pernah mau naik taxi.Kalaupun itu urgent banget, pilih bajaj saja. Para pengendara bajaj dan bus disana bukan main gilanya. Bisa terlempar sana-sini saking kencangnya. Transportasi di India bermacam-macam, jika tempat yang ingin dikunjungi dekat bisa jalan kaki atau naik becak. Agak jauh bisa naik bus dan bajaj. Kalaupun naik bajaj dan becak harus nawar-nawar juga. Secara mereka tahu yang mana turis mana oranag lokal. Naik Metro juga sangat disarankan. Sangat tepat waktu dan aman.

Pernah saya naik bus tujuan ke Lotus temple, si kondektur minta 10 rupee per orang, tapi untung ada penumpang lain yang ngasih tau untuk bayar 5 rupee saja. Tuh kan? Mau dibegoin.

12. INGAT WAKTU

Bagi traveler cewek mutlak waspada dengan bepergian di malam hari. Di India kerap kali tidak aman untuk turis asing. Pernah suatu malam, pas malam lebaran, saya dan teman saya berkunjung ke tempat pasar malam untuk membeli baju sari buat lebaran besoknya. Sekitar jam 10 malam lewat kami berdua harus ke tempat gang sempit untuk menjahit lengan baju sari kami. Pas saat pulang, didepan kami tiba-tiba ribut, sekelompok laki-laki bergerombol,mabuk, dan berkelahi. Widiiihhhhhh ambil langkah cepat.

13. DO NOT TRAVEL LIKE A TOURIST

Berbaur dengan orang lokal itu penting. Banyak manfaatnya, bisa dikasih makan gratis, dimudahkan masuk kuil, dibantu jadi guide dsb. Banyak pelancong yang stylenya sangat mencolok. Pakaian yang dikenakan, camera terekspos semua. Kalau keihatan mencolok banget, bisa-bisa jadi sasaran empuk. Bisa saja di rampok, dibego-begoin dan dikerumuni para peminta-peminta. Saya kerap kali mengucapkan phrase bahasa India, dan memakai baju sari biar keliatan seperti orang lokal. 😀

PS : Semua tips di atas semata-mata bukan dibuat dengan tujuan untuk memaksa apalagi mengancam. happy traveling !

TIPS AMAN MEMBAWA GADGET SAAT TRAVELING

Nulis di new year-s eve

well, para backpacker yang budiman. Bicara mengenai dunia perpelancongan, pasti kita butuh yang namanya alat komunikasi. Nagh, kali ini saya mau sharing-sharing aja sih mengenai tips membawa gadget saat travelin

1. Bawa HP yang secukupnya aja.

Iyya, secukupnya aja. Terlalu banyak juga malah rempong. Kalau kalian punya 2 atau 3 HP, yaa mending pilih yang paling bisa membantu Anda nanti saat perjalanan. Mungkin yang sudah dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi yang berguna. Zaman sekarang kan narsir-narsiran. Di luar Negeri, nggak usah so’ banget deh bawa setumpuk gadget di tangan. Yang tangan kiri bawa BB, tangan kanan bawa Iphone plus Samsung. rempong cwiiiiiiiiiin. Seperti di Singapore misalnya, rata-rata pengguna HP disana memakai Iphone, dan semuanya cuman megang satu HP saja. hmm beda dengan orang Indo—-

G’ kaya orang Indonesia, BB yang membludak. Teman-teman dari US , Europe juga yang saya temui, bilang kaya gini ” still using that shit?  (baca: blackberry)……..hmm.. telen ludah wkwkw…

2. BAWA CHARGER

Harus ini. Bawa charger kapan pun dan dimanapun Anda Berada. Haha. Yah ini sangat penting yaah. Kan berabe kalo kalian bawa HPnya tapi chargernya ketinggalan di rumah. Bisa sih beli di tempat tujuan, tapi yaah ingat Budget budgett. hihi.

Apalagi sekarang sudah gencar-gencarnya pemakaian POWER BANK. Very Helpful, selain bawa cadangan baterai.

3. TAS Multifungsi

Lebih aman kalau membeli yang satu ini. Tas multifungsi untuk semua gadget Anda. Kalau merasa harus dan penting untuk dibawa semua, yaa bolehlah mencoba membawa tas multifungsi ini.  Kalau perlu pilih yang lebih aman, yaitu tas gadget yang anti air, biar jaga-jaga saja siapa tau in the middle of nowhere tiba-tiba pesawat nyebur di Kolam ahahha..

4. COVER

Ditakutkan siapa tau terkena goresan atau benturan. Biar aman terkendali yaa bagusnya hp dsb dikasih pelindung.

 

 

 

 

SERBA SERBI HUNTING TIKET PROMO

Nagh… ini dia nih yang saya suka ..HUNTING TICKET PROMO

ahha yeap jelas sajalah, sebagai cewe yang serba kecukupan, kantoran dengan gaji pas-pasan. Mau nggak mau harus jeli liat tiket promo buat holiholyday.

Backpaker kebanyakan suka dengan cara ini. Disetiap maskapai pasti bakal ada pemberitahuan ke para pelanggan setianya. Ada yang promo dengan menggunakan credit card dengan diskon tertentu, ada yang special promo misalnya hari ultah si maskpai ini, ada juga yang malah seat gratis ke ratusan penumpang (saya g’ percaya kalau satu ini.. mungkin yaah mungkin hanya lah BASE FARE nya saja, masih belum termasuk Fuel Surcharge, Tax, Web Admin Fee, dan lain-lain nya. Maka nya jangan berharap dapat harga tiket nol )ahah  buka rute baru atau launching maspakai baru bla bla. Apalagi sekarang udah banyak maskapai penerbangan yang Low Cost Carrier yang jauh lebih murah dibanding dengan tarif maskapai tetangga.

Jadwal terbang juga beragam, biasanya ada yang booked berbulan-bulan baru terbang atau bahkan sampai tahunan, sampai sekarang belum ada yang winduan  (yang saya ingin tahu dari dulu, bagaimana yaak pihak maskapai segitu bisanya atur jadwal terbang sampai beratus-ratus hari kedepan)

Hunting tiket promo ini banyak untungnya, ada juga kekurangannya. Seperti halnya saya yang pernah bookednya bulan Januari 2011, terbangnya April 2011.Tiket yang lumayan murah untuk ke Kuala Lumpur.

Keuntungan booked jauh-jauh hari itu, kita bisa prepare itinerary (rencana perjalanan) kita dengan baik. Bisa sambil nabung juga untuk bekal traveling nanti. Untuk para backpacker yang benar-benar gembel bisa nyari tau ke backpacker lain tentang akomodasi yang super murah di tempat yang bakal didatangi.

Selain itu kabar yang nggak menegenaakkan yaitu TUTUP RUTE. Nagh, celakanya saya mengalaminya.

Waktu mau traveling ke Singapore saya bookednya bulan Agustus 2013, terbangnya April 2014 dengan rute Makassar- Singapore.Tetapi pada saat bulan November tanggal 1,tiba-tiba HP saya berbunyi beep-beepp (tanda Email masuk), saya baca ooh dari Air Asia dan jedeerrr pas liat Subjectnya beuuhh aja gile… langsung shock seketika.

saya tidak bisa berkata apa-apa, silakan liat sendiri. *hiks

 

Saat itu saya pilih RE-SCHEDULE. Kalau pilih re-fund mikir-mikir juga sih, 400ribu buat di refund tidak setara dengan worthednya ke Singapore (RETURN). Jadi saya putuskan mending atur jadwal penerbangan baru. Simsalabim saya pilih bulan November 15., (yaah emang mau g’ mau harus di bulan itu soalnya si AA bakal tutup per tanggal 1 Des). Entah karena alasan apa si Air Asia harus tutup rute Makassar-Singapore. Bisa jadi banyak orang Makassar yang nggak terlalu suka ke Singapore jadi penumpang di International gate mungkin diitung jari. haha makanya Si Air Asia udahan wkwkw

MENDADAK dangdut, Pusing ,tabungan tipis dan belum dapat itinerary yang pas. (putarotak ahhah)

G’ usah panjang lebar saya jelaskan. Itu cuma sekedar contoh dari ane yang yaaahh bisa saja trip kita berjalan mulus dan bisa saja berubah total akibat munculnya hal-hal yang TIDAK DIINGINKAN ahaha

Tapi saran saya yaah kurang lebih seperti dibawah ini;

1. Subscribe emailmu di website-website airlines yang suka adain promo. Gunakan semua akun sosialmu kalau perlu (fb, twitter,dsb).

2. Rajin cek-cek website onlinenya maskapai. Sambil twitteran, facebookan atau mungkin ngopi-ngopi bolehlah noleh sebentar untuk cek harga tiket.

3. Jangan pilih keberangkatan yang hari weekend, holyday dan semacamnya. Pilih hari-hari sibuk wkwkw. Untuk penerbangan domestik, hari termurah untuk  terbang adalah Selasa dan Rabu, kalau penerbangan ala2 Agnes Monica alias GO INTERNATIONAL, hari termurah untuk terbang adalah Minggu hingga Rabu.

4. BERdoa, sabar dan tawakal (appasih) wkwk serius, banyak-banyak bersabar dan berusaha.  Puluhan ribu orang berebut beli tiket pesawat murah, jadi harus maklum kalau server-nya padat dan waiting list.

5. Saat ini, banyak maskapai yang menetapkan biaya tambahan untuk bagasi. Agar tiket pesawat murah kamu tidak jadi mahal karena biaya tambahan seperti itu, kemasi barang-barangmu seperlunya di dalam tas punggung yang muat ke dalam kabin. yeapp BACKPACK !!

sekian 😉