Mengunjungi Angkor Wat, candi terbesar di dunia

71B07AB0-58C1-4140-A69D-52E54DCBFD8A
South Gate Angkor Wat

Sabtu, 7 Oktober 2017, tepat sehari sebelum hari lahir Saskia Rajayani –yang akhirnya menginjakkan kaki di salah satu negara ASEAN, Kamboja. Flight pagi dari Kuala Lumpur jam 6:50 tiba di Siem Reap jam 7:50 (local time). Cuaca pagi itu sangat tidak bersahabat,hujan keras.Bandaranya tidak terlalu besar, lumayan sepi, antrian di imigrasi juga sedikit.Pas pintu kedatangan, celingak celinguk cari jemputan dari hotel. Alhasil, dari 9 orang yang mengangkat kertas,ternyata nama saya nggak ada. *engingeng..

Form yang harus diisi saat menginjakkan kaki di Kamboja
Form yang harus diisi saat menginjakkan kaki di Kamboja

Singkat cerita , setelah jemputan dari hotel tiba (akhirnya datang dengan tulisan nama dikertas “Saskiya), kami (driver tuktuk, Ibu dan saya) bergegas ke penginapan. Jarak dari bandara ke penginapan sekitar 30 menit by tuk tuk. Tuk tuk adalah salah satu public transportasi di kota ini. Kalau di Makassar disebut bentor,bedanya penumpangnya duduk dibelakang.Sebelum kesini, ada keluarga dan temen yang bilang “ngapain ke kamboja?negara orang miskin”..” awas loh bahaya disana,negara konflik,diculik kamu”, “Saskia,nggak ada negara lain apa?”

Ngapain saya kesini? it’s my destination, it’s one of my bucket list. Saya mau ke Angkor Wat. That’s all.

Apasih Angkor Wat itu?

Angkor wat adalah sejenis transportasi umum candi Hindu terbesar di DUNIA yang dibangun di abad ke-12 pada masa pemerintahan Raja Suryavarman II.Angkor Wat berasal dari kata Angkor (bahasa Sansekerta) yang berarti “Negara” dan Wat (bahasa Khmer) yang berarti “Kuil”. Jadi, secara literatur Angkor Wat berarti dilarang merokok “Negara Kuil”. Sebenarnya kalau dilihat dari map, candi ini adalah candi yang terletak paling Selatan dengan luas mencapai 163 hektar.Angkor Wat ini masuk dalam list UNESCO, salah satu warisan dunia karena bangunan yang megah,relief,batu dan pahatan yang menggambarkan kehidupan di zaman dulu (Khmer).Sekarang candi ini beralih fungsi menjadi kuil Buddha. Pasti heran kan? Bangunannya Candi Hindu tapi dipakai ama orang Buddha.

Berapa duit untuk masuk kesini?

Sejak Februari tahun 2017, pemerintah sudah menaikkan tarif tiket masuk sebesar $37 per orang dan per hari. Beruntunglah kalian-kalian yang masih dapat tiket seharga $20.Alamak, hampir 2x lipat naiknya. Kalau dirupiahkan sekitar Rp.499,800 (kurs 13,509). Bisa dibayangkan kalau pengunjung yang datang tiap hari itu jumlahnya 500 orang.Beda lagi yah kalau beli tiket 3 hari atau sepekan. Saking luasnya ni tempat, sampai-sampai sehari saja nggak cukup untuk explore bangunan-bangunan kuno yang ada.Oia, selain jalan/refreshing kita juga secara tidak langsung mendonasikan uang sebesar US$2 (Rp26 ribu)  ke Kantha Bopha Children Hospitals Foundation (guwe baca ditiketnya), yayasan yang memberikan pengobatan gratis kepada anak-anak di lima rumah sakit di seluruh Kamboja.

Cara belinya gimana?

Jadi waktu itu sekitar jam 10:30 pagi saya berangkat ke Angkor wat. Supir tuk-tuk mengantar saya ke tempat pembelian tiket. Untuk sewa tuk-tuk seharian saya deal dengan $16 ampe jam 9 malam.Counter tiketnya lumayan berjauhan dengan area kuil-kuil. Semacam 1 bangunan mirip terminal bus, dengan beberapa loket pembelian tiket didalam. Tiket masuk tidak tersedia online, belinya harus on the spot. Soalnya pas beli,kita langsung difoto sama mba/masnya. Bolehlah, make up dulu trus cekrek :P. Bentuk tiketnya square, ada tanggal berlaku dan poto kita yang terpampang nyata.Satu yang penting, jangan sampai tiket ini hilang.Kenapa? karena setiap kuil-kuil yang ada di dalam kawasan Angkor Wat ada penjaga berseragam ungu yang siap menghentikan langkah Anda di depan gate masuk. Kalau tiketnya ilang,yah langsung pulang aja ..karena nggak bakal diijinin masuk ke temple.Boleh masuk sih tapi rela nggak bayar denda?Biar aman, bawa gantungan ID card. Biasanya kalau masuk rombongan, agen travel biasa nyiapin ini.

1A17F4DF-7B5C-4961-988D-C15F1E86E81E
Nih dia tiketnya

Cara tau kisah tiap kuil gimana?

Tenang.. untuk kalian yang mau bener-bener khusyuk dalami kawasan candi,ada kog tour guide yang bisa kalian hire. Seragamnya warna krem/coklat muda. Mulai dari bahasa Perancis, Chinese, English sampai Klingon Spain juga ada. Bayarannya silakan nego sendiri.Tipe pengunjung ada 2 macam; 1. Ada yang sekedar melihat dan memotret 2.Ada yang lakuin riset  bangunan candi tua ini. Type guwe? yah ketebag lah ya.. 😛

Kuil yang wajib dikunjungi apa saja?

Untuk explore seluruh kuil, sangat imposible, mustahil khatam sehari. Saking luasnya pengunjung rata-rata menggunakan jasa tuk-tuk, bus pariwisata atau bersepeda (gempor pastinya). Beberapa kuil yang saya kunjungi (saran dari supir tuk-tuk juga) antara lain;

CD28821C-B567-479F-A935-C62665FA282F
Map kawasan candi Angkor Wat

1. Banteay Kdei

496A33FA-F96F-44A9-BDC1-96B72E5FE746

Sebelum saya masuk ke kuil ini, saya mengunjungi satu bangunan yang sudah runtuh dekat dengan danau tepat berada di depan kuil ini. Banteay Kdei,kuilnya lumayan besar. Kalau diartikan dalam bahasa Indonesia yaitu ” benteng berkamar”. Memang banyak kamar, katanya sih kamar buat para biksu. Dari gerbang sampe ke dalam bangunan lumayan basah dan lembab soalnya abis ujan. Sebelum saya masuk ke kuil, saya dan supir tuk-tuk memutuskan untuk bertemu di pintu barat.

ED4DC2EA-A3AB-43F8-A0C1-847239FCFF85

 

2. Ta Prohm

A43E5F77-B143-4612-AC8D-D16D36A35B23
Spot fenomenal Ta Prohm

Setelah Banteay Kdei lanjut lagi di salah satu kuil yang fenomenal,Ta Prohm. Kuilnya lumayan besar dan banyak ruangannya, sempat bingung juga mau keluar dimana soalnya gatenya mirip-mirip. Kadang terpeleset, kadang harus membungkuk, kadang menemukan jalan buntu dan harus kembali lagi untuk mencari jalan lain.Kalau diartikan;Ta=orang tua yang bijaksana dan Prohm=candi. Candi ini sangat terkenal karena selain jadi lokasi syutingnya Angelina Jolie “Lara Croft” di Tomb Raider juga  karena beberapa pohon raksasa yang  tumbuh di atas kuil. Pokoknya keren banget. Meskipun kesannya lumayan seram soalnya akar-akar pohon melilit di bangunan. Waktu itu, puluhan tourist (termasuk saya) ngantri ngambil foto di spotnya Angelina. Checked!!!

F2C7060D-11E2-41F8-95FC-13EEEB7B987C

8B38D717-32B8-49D1-A60F-1AEF85112ECC
Hijau karena lumut

3. Thommanom & Chau say Thevoda

8694A8FE-466A-4D9C-B8AE-2C3E8CBA4B4B

Next temple yang kami kunjungi. Sejujurnya udah cukup jenuh juga sih. Karena bangunan kuil satu sama lain itu mirip. Nah kelebihannya disini, kurang pengunjung jadi pengunjung boleh jepret sepuasnya.

4. Bayon

3D8CF2AB-EBC0-4A3F-A505-3A614C7BBB21
Wajah dari beberapa menara di Bayon

Kalau Ta Prohm dengan akar pohonnya, candi Bayon terkenal karena relief wajah empat sisinya.Jadi candi ini “wajah” dimana-mana. Bangunan ini adalah bangunan satu-satunya di kawasan Angkor Wat yang merupakan candi Buddha diantara candi Hindu lainnya. Jujur,saya dibuat terkesima karena ukiran relief yang ada di kuil ini. Perfect,detail dan unik. Wajah dari batu yang persis sama dari depan,belakang, kiri,kanan, utara,timur ,selatan (pokoknya empat sisi).

2683D8E8-F9A8-45EF-8470-4F0BB85953DF
Dalam Bangunan

224474F1-485B-4D24-A4AE-57C33F8070ED

5. Angkor Wat.

7BA34E04-5B58-4EB0-BFBB-BD77B6E97DC8
Angkor Wat

Sang Bintang Sang Jawara ,Angkor Wat. Di bendera Kamboja bisa lihat ni gambar. Satu-satunya bendera negara yang ada gambar bangunan di dalamnya. Eniwe bedewe, Angkor Wat jadi candi terakhir yang saya kunjungi. Candi yang pengunjungnya membludak banget. Sebelum masuk gate, kita harus melewati telaga sekitar 50 meter untuk sampai ke gatenya. Setelah itu, lanjut lagi berjalan manjah untuk masuk ke bangunan inti. Candi ini adalah landmarknya Kamboja. Gantungan kunci, tempelan kulkas, sampai kaos pasti ada gambar candi ini. Angkor wat adalah candi yang sekarang digunakan sebagai tempat ibadah umat Buddha. Kalau dibandingkan ama candi lain yang sudah runtuh, candi ini masih komplek. Waktu paling tepat untuk berkunjung adalah saat sunrise dan sunset.

4E17C180-C313-4EB4-8C20-42455B3DFE3E

2C5A7093-F298-4F22-9814-8C2893216FE5

Kehausan,lapar nggak bawa bekal?

19985F07-68A4-4F9B-9565-0AAA920FECED
salah satu jajanan lokal di sekitar Candi

Dimana ada tempat wisata, disitulah para pedagang beraksi. Tenang saja, disetiap kuil/bangunan ada lapak-lapak makanan dan minuman. Mulai dari air kelapa, buah-buahan, air mineral sampe jajajan lokal yang bisa Anda cicipi. Saran saya sih mending bawa air minum sendiri. Bayangin aja, air mineral seharga $1 (ukuran Aqua sedang), dan buah pepaya (kecil) seharga $2.Menurut saya, mending sebelum ke candi makan dulu lah atau kalau seperti saya, beli buah aja.

DC04FF6E-BC9B-4056-9E21-9780B748BC98
Kelapa muda…kelapa muda… dibeli…dibeli kelapa muda nya

eniway bedewe (just info) Ada beberapa restoran muslim di Siem Reap. Nggak perlu khawatir untuk santap makanan halal di kota ini.Makan malam saya putuskan untuk makan di Cambodian Muslim Restaurant. Tidak terlalu jauh dengan kawasan night market/pub street.Lumayan mehong sih untuk berdua $13 (tomyam,nasi campur,nasi goreng,coke dan es teh tarik).

Aturan berkunjung?

D7FFC9FE-7076-4598-97EB-1849F09ED4D8
Driver tuk tuk kami yang sangat baik hati

karena ini kawasan yang cukup sakral. Maka pengunjung harus lah :

  1. Berpakaian sopan. Lebih bagus lagi kalau pakai kaos lengan panjang soalnya lumayan panas. Sediakan sunblock biar nggak kebakar (raawwrrr).
  2. Jangan duduk sembarangan di bangunan. Saya sempat ditegur petugas karena naik dijendela (buat ambil foto) hhaha.
  3. Hormati biksu.Kalau mau jepret mereka /selfiean, minta ijin dulu.
  4. Jangan meludah dan buang sampah sembarangan.
  5. Tebar senyum secukupnya dan bersendagurau lah dengan supir tuk-tuk Anda.
  6. Hargai pengunjung lain. Jangan sampe tarik-tarik rambut gegara mau photo di candi.
  7. Ingat dan jaga barang bawaan Anda. Jangan sampe terlena dari pesona para candi.
D8789BD2-B627-40C2-91E2-7A614727CFCF
Sisa buah yang dibagi ama si imut ini..Sampe naik ke tuk tuk kami