Satu lagi cerita tentang hitchhiking aka numpang di kendarannya orang, saya bersama salah satu teman baik saya dari Rumania, Emil. Kami berdua telah mengunjungi Bantimurung. Untuk kalian yang kurang familiar atau asing dengan nama objek wisata ini bisa cari tahu ndiri di Almighty GOOGLE.
Nah,singkat cerita setelah kami mengeksplor kawasan itu, kami memutuskan untuk balik lagi ke Makassar. Suasana sore itu mendung dan ternyata pete’pete’ (istilah angkutan umum di Makassar) udah pada nggak beroperasi lagi. Jadi kami berdua terpaksa masang aksi “angkat jempol”.
tik tok tik tok
Kami bergantian ngacungin jempol. Nggak lama kemudian, satu mobil Rush putih tiba-tiba berhenti di depan kami. Setelah berbincang dengan pengendara, kemana mau kemana dari mana ama siapa, akhirnya kami dipersilahkan naik. Nggak cukup 3 menit untuk dapat tumpangan. Di dalam mobil itu ada 1 bapak (yang nyetir), 2 Ibu-Ibu dan satu gadis kecil. Saya berbincang-bincang dengan Om sementara si Tante yang satu sibuk foto-foto sama temen guwe. You knowlah pesonanya bule itu gimana kalo di kampung.
Nggak lama, kami turun di depan Mesjid Agung Maros. Kebetulan karena Om dan Tante ini beda arah ama kita, jadi yah diturunin disitu. Kami berpamitan dan ngucapin terimakasih dan yes melanjutkan perjalanan lagi. Langit sudah gelap, kami berjalan sambil sesekali berhenti ngacungin tangan. Nah disini kami lumayan lama dapet orang yang ngasih tumpangan soalnya udah gelap dan kendaraan melintas cepat. Banyak yang mau ngasih tumpangan, tapi setiap yang singgah dan nanya pasti nggak searah. Kebanyakan pada mau lewat tol sementara Saya dan Emil nggak ngarah kesana. Sekitar 15 menit, datanglah peri penolong yang baik hati. Mobil Pick up hitam yang perlahan demi perlahan ngerem di depan kami. Sepasang suami istri yang ngasih tumpangan. YAY ! Mereka bilang (logat Makassar) “Ndak papaji duduk di bak belakang?”.
Saya jawablah “Nggak sama sekali”
Orang-orang yang dikeliling guwe pada ngeliatin. Kebetulan mobil kami berhenti pas lampu merah depan bandara Sultan hasanuddin. Cuek bebek, nikmati aja, toh kaga ada yang kenal. 55555
Overall, it’s a fun trip Terimakasih buat orang-orang yang bersedia membagikan ruang di kendarannya untuk saya dan teman saya. Saya doain deh panjang umur, sehat selalu 😀
XX,
Saskia
*55555 adalah istilah gaol di Thailand yang berarti LOL.Nggak tahu LOL artinya apa? *tepokjidat