Carrot Cake

Pic : Koleksi Pribadi

Selamat hari Rabu, hari terakhir di bulan September. I hope you are stay well. Anw, pagi ini saya mau share satu kue yang saya buat dengan tangan saya sendiri, resep masih nyontek tapi :p Namanya carrot cake.

Dari namanya sudah jelas, yah, main ingredientnya adalah wortel. Menurut saya, kue ini masih jarang dijual di bakery atau toko-toko kue yang ada di Indo. Nggak tahu kanapa, padahal kue ini lumayan gampang bikinnya dan rasanya pun enak. Hasil seloyang yang saya buat waktu itu lumayan banyak dan nggak mungkin habis dimakan sendiri, alhasil saya bagiin ke temen kantor.

So here is the recipe (dikutip dari Youtube)

Bahan:

200g tepung serbaguna

1 sdt baking soda

2 sdt baking powder

100 gr kacang tanah yang dicincang, atau boleh pakai almond

200 gr brown sugar

125 gr wortel parut

50 gr kismis

300ml susu nebati (susu kedelai atar susu almond

50 ml minyak kelapa

Cara membuat:

Gampang banget. Cuman mix semua bahan sampai semua menyatu dan nggak ada gumpalan. Masukkan ke loyang yang sudah di olesi butter atau minyak dan tepung. Masukkan ke oven, baking sampai 35-45 menit api kecil dengan suhu 170 derajat celcius. Cara ngecek jika sudah matang atau nggak, pakai tusuk gigi, kalau kering berarti kue dah siap dikeluarkan dari oven. Abis itu dinginkan di cooling rack dan taburi gula bubuk diatasnya (optional). Kalau nggak suka gula bubuk, pakai icing juga boleh. Tergantung selera.

Bagaimana? mudah bukan cara membuatnya. *alaIbuSiskaSoewitomo

Matcha Donut

Pic : Koleksi Pribadi

Donut Worry! It’s edible, everybody!

Who loves matcha? Buat yang doyan matcha, kudapan ini cocok buat kalian. Tadinya nggak kepikiran pengen bikin donat yang ribet, karena saya sukanya donat ala kampung gitu. Pake gula bubuk trus dishake. Etapi, kebetulan saya punya matcha powder, jadinya cari dong resep yang bahan utamanya matcha. Dari beberapa resep yang saya liat, saya langsung tertarik pada Dia donat matcha. Wah, boleh juga, tuh. Langsung buka YouTube auto nyari yang versi vegannya. BUANYAK ternyata. Goksssss bangetttt. Oh iya, bubuk matcha kaya akan manfaat, loh. Bisa bikin mood jadi bagus, kandungan antioksidannya tinggi, baik untuk kesehatan jantung dan hati dan bisa mencegah kanker. Bubuk matcha yang saya gunakan adalah yang organik dan belinya di Shopee.

Alright, so donat yang saya buat nggak digoreng melainkan dipanggang pake oven. Oven yang maha dahsyat, oven tangkring 😛 Loyang donat udah ada, bahan baku juga lengkap. Jadi nggak ada alasan lagi nggak bikin donat ini. So, let’s jump up to the recipe. Again, resep saya sontek dari salah satu video di Youtube (thetastyk.com).

Bahan:

  • 1 cup tepung terigu serbaguna (saya pakai merk cakra kembar)
  • ¼ cup gula kelapa
  • 1 sdm bubuk matcha
  • 1 sdt baking powder
  • ½ sdt baking soda
  • Sejumput garam
  • ¾ cup susu nabati (saya pakai soy milk)
  • 1 sdt cuka apel
  • 2 sdm sirup maple
  • 2.5 sdm minyak kelapa
  • ½ sdt vanila ekstrak
    Bahan untuk Glazenya :
  • 1 cup gula bubuk
  • ¼ sdt bubuk matcha
  • 1 sdt lemon juice
  • 1 sdt susu kedelai

Cara membuat:

  1. Panaskan oven 175 derajat Celcius dan olesi loyang donat dengan butter/minyak.
  2. Masukkan bahan kering di mangkuk dan aduk merata. Lalu di mangkuk yang berbeda masukkan susu cair, cuka apel, vanila ekstrak, minyak kelapa dan sirup maple. Aduk hingga semua menyatu. Lalu masukkan ke campuran bahan kering tadi (tepung, gula, garam, baking soda, baking powder, garam dan bubuk matcha). Aduk lagi hingga merata. Jangan terlalu posesif eh overmix maksudnya.
  3. Tuang adonan ke loyang dan isi hingga 2/3 dari loyang yang dipakai. Masukkan ke oven dan panggang hingga 8 menit.
  4. Setelah itu keluarkan donat dari oven dan letakkan di cooling rack.
  5. Untuk glazenya, campus semua bahan dan aduk menggunakan whisk. Setelah itu tuang, deh, di atas donat. Jangan lupa biar dramatis dikit, taburkan sedikit bubuk matcha di atasnya. Voila! Siap disantap. *winked

Lemon Cake

Pic : Koleksi Pribadi

Kue bolu yang ter-excited yang saya buat. Just make me happy! Gimana nggak, pas keluar dari otang (oven tangkring), wangi lemonnya enak banget, nggak hangus dan bentuknya yang sangat cantik, nggak lecet sedikit pun.

Resepnya saya liat dari Youtube dari lovingitvegan.com

Bahannya:

  • 2 1/2 cup tepung serba guna
  • 1 1/2 cup gula pasir
  • 1 1/2 sdt baking soda
  • 3/4 sdt garam (saya pakai Himalayan salt)
  • 1 1/2 cup susu nabati (saya pakai soymilk)
  • 1/2 cup minyak kelapa
  • 1 Sdm cuka apel atau boleh pakai cuka putih
  • 1 sdt vanila ekstrak
  • 3 sdt lemon ekstrak
  • 2 Sdm parutan kulit lemon (lemon zest)

Bahan untuk lemon frosting:

  • 4 1/2 cup icing sugar (gula bubuk)
  • 1/2 cup vegan butter
  • 2 sdt lemon ekstrak
  • 3 1/2 sdm lemon juice

Untuk dekorasi:

  • Lemon Zest

Cara membuat:

Masukkan tepung, gula, baking soda dan garam. Aduk merata. Lalu masukkan susu nabati, minyak kelapa, cuka apel, lemon ekstrak, vanila ekstrak dan lemon zest. Aduk semua bahan hingga benar-benar merata dan pastikan agar tidak ada bahan yang menggumpal. Jangan terlalu overmix.

Tuang ke dalam loyang yang telah diolesi butter dan tepung. Masukkan ke oven. Panggang selama 35 menit dengan suhu 170 derajat Celcius.

Setelah matang, remove kue dari loyang dan simpan di cooling rack. Dinginkan.

Untuk frosting, mix semua bahan frosting ke dalam mixer. Gunakan slow speed trus tambah sedikit kecepatan mixer sampai bahannya halus dan tebal.

Terakhir, oleskan frosting ke kue dan beri lemon zest di atasnya. Yey, jadi deh!

Baking: A new fun thing to do

Today onward, I would post my vegan cakes here. Tadinya saya mau bikin jurnal di buku tulis khusus untuk kue-kue yang saya buat. Sambil doodlean dan warnain gitu. Tapi setelah mikir- mikir, saya keep sementara disini aja dulu. Oh,iyah, jadi akhir-akhir ini saya lagi seneng baking/buat kue. There is always first time for everything. Itung-itung belajar dan manfaatin waktu aja, sih. Peralatan yang saya punya sangat sederhana, masih pakai oven tangkring (Yes, oven manual yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu :P).

Seumur-umur saya nggak pernah belanja bahan-bahan kue, alat-alat baking sampai urusan ngulen adonan. Never ever. Entah saya kemasukan jin apa, tetiba kepikiran mau belajar buat kue. Akhirnya saya putusin untuk sedikit-sedikit belanja alat baking, oven tangkring punya temen bisa saya pakai, bahan-bahan saya beli online. Ngomongin bahan kue, saya pilih yang kualitas bagus dan kue/dessert yang saya buat adalah semua berbahan vegan-friendly. Bisaan, yah, buat kue vegan? BISA BANGET. Thanks to Youtube, hell yeah Internet yang memudahkan saya dalam baking-membaking.

Semua kue yang saya buat itu adalah salah satu bentuk self-care saya secara pribadi. I tried not to waste so much time ( mindless scrolling ) on social media, or being a lazy- ass gurl. At least, try something fun to do for myself. Kalaupun misalnya saya lagi nggak mood buat kue, yah paling nggak dance sendiri di kamar, puter musik kenceng-kenceng atau ke toko tanaman hias sekedar refreshing. Apalagi di masa pandemi yang mengharuskan saya stay di kosan sendiri, I need to stay sane, everybody! Well, we do!

Oh, iyah, satu lagi, foto-foto kue yang saya posting setelah ini adalah hasil jepretan saya sendiei, bukan dari Rio Motret atau ngambil dari Google. Ugh! Kenapa saya bilang gini? ya karena some of my friends told me that it’s not your picture, Saskia!LOL So, yeah, just so you know. *hi-five