BACKPACKING 3 NEGARA PART 2

THAILAND

Kami berempat berangkat ke Thailand naik kereta di malam hari.  Sekali naik kereta tapi langsung seharian. Sumpah, bosan banget. Bagusnya adalah lumayan nggak perlu keluar duit lagi buat bayar penginapan (sehari). Tapi ya Allah, sumpah baru  kali ini gw rasain yang namanya pegel pake banget. Bayangin kami berangkat  jam 9 malam, trus tiba di Hatyai, Thailand jam 11an siang.
Saat tiba di perbatasan, seluruh penumpang dengan lusuhnya harus turun dari kereta untuk lapor di imigrasi. Penumpang keliatan pada kucel semua.  Seharian  nggak mandi, nggak makan malam juga. Abis pemeriksaan, kami lanjut lagi naik kereta. Beberapa jam kemudian kami tiba di stasiun langsung bergegas turun dan berjalan kaki. WELCOME TO Thailand. Ya ampun panasnya kebangetan. 

Kami memutuskan nyari tempat buat berteduh dulu, tepatnya di agen travel yang ada di pasar Hatyai.Kesan pertama saya di Hatyai, panas,berantakan, dan kotor. Tapi suka dengan tulisan Tagalog yang ada dimana-mana. 

Kami kelaperan dan berasa tak berdaya. Ajaibnya, Dede ternyata dapet sekantong ayam KFC di kereta saat turun. Diduga itu miliknya si Bule yang duduk di belakang Dede dan Muhe. Daripada dianggurin mending diambil katanya. Haha.

Ayamnya dah abis dan kami bergegas keluar dari agen travel tadi. Eh ternyata ada event. Cekpercek, event itu namanya Songkran Festival. Songkran ini adalah perayaan tahun baru Thailand yang diselenggarakan tiap tahun di bulan April. Uniknya dari perayaan ini, kita itu main basah-basahan pake pistol air,ember, atau gayung. Pokoknya mulai dari lokal, turis, orang tua, anak-anak semuanya berpartisipasi.  Kami coba menghindar tapi nggak bisa lolos, tetep basah. Mereka nggak kenal lu siapa, anaknya siapa, baru datang atau mau kemana, pokoknya siram.55555. Tradisi  ini konon katanya sebagai bentuk puji syukur kepada Budha mereka dan orang-orang terdahulu mereka. Perayaan ini biasanya diperingati selama beberapa pekan.

Nggak lama kemudian kami memutuskan untuk naik Tuktuk. Tuk tuk ini sebutan angkotnya orang Thai. Kami menuju terminal untuk cari bus ke Trang. Dari Hatyai kami lanjut ke Trang. Di Trang kami dapat guest house yang lumayan terjangkau tarifnya.  Kotanya sepi, agak gelap tapi not badlah. Kami menyusuri malam dengan berjalan kaki, ke pasar malam dan kulineran. Yah, harus berhati- hati kalo di Thailand, tanya dulu ada porknya (babi) atau nggak. Kalo Di Malaysia kan kebanyakan halal tuh jadi nggak perlu terlalu khawatir. Beda disini mah, Pork/Lard dimana-mana.

tuk tuk
Trang di malam hari
jajanan pasar malam di Trang

 

Keesokan harinya, kami pamit dengan pemilik Guest House. Kami mencari tiket buat ke  Krabi. Ada apa di Krabi? Ada Koh Phi Phi island. Selain Phuket, Koh Phi Phi ini juga nggak kalah mahsyur. FYI, pulau Phi Phi ini adalah tempat syuting filmnya THE BEACH yang dibintangin oleh Leonardo D’Caprio. Kenapa kami nggak ke Phuket ? hmmm we need  private one.

farewell with yang punya Guest house, Trang

Tiket ferry udah di tangan dan kapalnya pun udah datang. Sebelum kami nyebrang, setiap penumpang di kasih label atau sticker buat ditempel ke baju (bagian dada). Biar memudahkan petugas untuk mengatur penumpang yang  berencana ke Koh Phi Phi dan Phuket. Waktu itu penumpangnya lumayan banyak, rata-rata bule. Kalau dilihat dengan kasat mata, tourist lebih banyak ke Phuket dibanding Phi Phi. 

Ps: Untuk cerita di Koh Phi Phi, saya akan tulis tersendiri. 

So, singkatnya dari Koh Phi Phi, kami ke Koh Lanta dan nyari tempat nginap  beberapa hari. Jadi di Thailand pure maen pantai aja. Nggak sempat ke Bangkok. Maybe one day. Thailand asik buat ngetrip dan lumayan betah. Tapi apa boleh buat, mau nggak mau harus kembali ke Malaysia.