Sepenggal Cerita berbagi Bersama Anak Pulau

TOSP !
TOSP !

Tepat di Hari Senin, 25 Juli 2016, The Orange Sun Project mengadakan donasi di sekolah yang ada di salah satu pulau di Sulawesi Selatan yaitu, Pulau Koddingareng Lompo. The Orange Sun Project sendiri merupakan satu dari puluhan komunitas sosial yang ada di Makassar. Berangkat dari keinginan besar untuk membantu pendidikan anak-anak yang ada di Makassar, saya beserta teman-teman dekat saya membentuk komunitas ini pada tanggal 13 Juli 2013 dengan misi ;

  • Menjadi wadah bagi pemuda yang memiliki kepekaan sosial terhadap pendidikan anak-anak
  • Menciptakan kondisi yang baik sebagai sarana berkarya dan berprestasi
  • Menjadi lembaga acuan untuk meningkatkan kepedulian sosial.

Untuk merayakan 3 tahun berdirinya komunitas ini, kami  melakukan donasi ke SD yang ada di Pulau Kodingareng. Sepekan sebelum hari donasi, tim TOSP mensurvey sekolah, berbelanja perlengkapan tulis menulis yang akan didonasikan, mencetak kaos dan spanduk serta menyusun rangkaian acara.

Di hari berbagi, semua tim bergegas pagi-pagi untuk memastikan seluruh komponen yang dibutuhkan di lokasi terorganisir dengan baik.

Adik-adik dikumpulkan dalam satu rumah panggung. Setelah perkenalan diri oleh kakak tim TOSP, sekitar 50 murid SD dibagi menjadi 3 kelompok dalam 3 sesi. Sungguh di luar dugaan, sambutan TOSP di pulau ini sangat luar biasa. Bahkan, anak-anak di luar SD juga mendekat dan bergabung bersama kami.

For addition, TOSP tidak hanya mendonasikan alat tulis ke siswa-siswi SD akan tetapi juga memperkenalkan ke adik-adik tentang seni dan cita-cita. Konsep pengenalan cita-cita ini mirip dengan kelas inspirasi. Semua adik-adik diajak untuk menulis nama dan cita-cita di secarik kertas yang telah disediakan untuk kemudian dilekatkan di pohon cita-cita.Cita-cita adik-adik beragam, ada yang mau jadi dokter, guru, polisi,dll sampai akhirnya tampil seorang murid bernama Aflah yang bercita-cita ingin menjadi tukang sampah (yang dia maksud mungkin petugas sampah). Ketika ditanya oleh kakak TOSP kenpa ingin jadi tukang sampah ? jawabnya polos “ingin melihat pulaunya bersih”.  Kalimat yang terlontar dari murid kelas 4 SD itu membuat suasana menjadi haru. It was so unpredictable, ketika anak-anak seusianya ingin menjadi dokter dan sebagainya, dia lebih memilih melihat pulaunya bersih. *ambil tissue

Screenshot_2016-08-01-13-16-59_1
Aflah

Screenshot_2016-08-01-13-17-30_1

 

Screenshot_2016-08-01-13-27-11_1

 

Pagi itu menjadi satu moment besar dan patut disyukuri, TOSP hingga hari ini masih bisa mengulurkan tangan membantu anak-anak di Makassar. Terimakasih yang sebesar-besarnya bagi donatur kami di luar sana yang senantiasa tetap menyisihkan rejekinya buat adik-adik dan tentu saja untuk tim TOSP yang sampai saat ini masih solid,masih peduli dan masih hidup LOL ..

Screenshot_2016-08-01-13-17-37_1

thanks GOD for blessed us, we Love you!

 

without wax