Desember seketika menjadi salah satu bulan bersejarah di hidupku. Tepat dipenghujung tahun ini saya dipinang oleh lelaki terkasih, tersayang, dan teramat luar biasa yang sudah menemani saya selama kurang lebih 8 tahun terakhir. Di tanggal 8 Desember 2022-lah akhirnya status saya berubah menjadi Nyonya Mahfuddin (Pappuu).
Masih jelas sekali diingatan momen mendengar Pappuu, mu hubby, mengucapkan sepenggal kalimat sakral pernikahan dengan lantang tanpa ragu-ragu di depan penghulu, wali,saksi, keluarga besar dan tamu undangan. “Saya terima nikah dan kawinnya, Saskia Rajayani binti Andi Anwar dengan mas kawin 5gr perhiasan emas dibayar tunai karena Allah.” Perasaan lega, perasaan betul-betul bahagia dan it made me even so much in love with this man. Dibalik kamar pengantin itu saya menundukkan kepala, berdoa tak henti melafaskan puji syukur kepadaNya. It was so emotional!

Bulan baik, bulan bersejarah, bulan penuh kasih, pikirku. Pernikahan ini tentu membuat saya jauh lebih bersyukur melihat perjuangan keluargaku, terutama kakakku yang begitu luar biasa menghabiskan waktunya, tenaganya untuk mengurus semua rangkaian pernikahan saya. Sungguh jasa abadi, unconditional love, nggak bakal pernah kulupakan. Terima kasih my wonder women ( Ibu, Mama, Kaka dan Adik Mutya).
Ngomong-ngomong, kami (saya dan suami) menghabiskan uang malam pergantian tahun baru di Bali. Kalau nggak salah, sebelum sebelumnya Dia membeli 2 tiket konser band favorit Dia, S07 yang berlangsung di Garuda Wisnu Kencana. Kami berangkat dari kota yang berbeda, Makassar dan Jakarta. Bulan madu yang disebut orang-orang bakal “seHOT” itu, kenyataannya jujur, yah, biasa-biasa aja. Nggak uwu-uwuan all the time, malah ada drama bertengkarnya juga, loh. Tapi bertengkar karena hal yang trivial, kaya’ milih tempat makan, salah jalan, haha. Jangan salah, habis malam pergantian tahun baru aja, kita berantem!!! For real loh, padahal nggak ada sejam yang lalu haha hihi nyanyi bareng di konser Sheila on 7.
Tapi aku senang, senang banget menghabiskan waktu bersama dengan Dia. Beda aja gitu saat pacaran, kali ini lebih deep aja koneksinya, ceila.
Anw, untuk suamiku jika dirimu membaca tulisan ini, I just want to say thanks a ton, terima kasih sungguh mendalam atas kebaikanmu, kesabaranmu, kasih sayang dan perjuanganmu selama ini mendampingi saya. Semua kelakuan konyolmu, candaanmu, kepintaranmu, sifat bejatmu eh bijakmu itu bener-bener made me so grateful having you. You are always be my my love, the one. Semoga dan agar kiranya Allah SWT senantiasa membukakan pintu rejeki dan karir seluas-luasnya untukmu, dilimpahkan kesehatan dan ilmu yang bermanfaat, dimudahkan segala urusanmu dan menjadi kebanggaan orangtua dan keluarga kecilmu ini. Aamiin ya Rabbal alamin.
Overall, terima kasih 2022. Terima kasih sudah memberikan banyak pelajaran hidup.

