Hai my blogy! Sebelum petasan di Times Square meletup keras, sebelum semua MC acara di TV menghitung mundur detik pergantian tahun, sebelum para biduan menerima saweran di belahan dada mereka, marilah kita bersama-sama menundukkan president kepala sejenak.
Doa dimulai :
“O Allah, Ya Allah, Ya Tuhan kami. Μay this new year bring many οpportunities tο explore every joy οf life & turning all my dreams into reality & all my efforts into great achievements. AAMIIN.”
———————————————————————————–
Well, tentu semua orang punya pengalaman berbeda-beda sepanjang tahun ini. Ada yang udah pada nikah dan memiliki anak, ada yang mungkin (maaf) berstatus janda/duda, ada yang usahanya bangkrut, ada yang ditinggal orangtua, ada yang nikah ama bule, ada yang dapat beasiswa ke Eropa, ada yang buka usaha waralaba, mungkin pula ada yang udah jadi transgender.
During a year, nggak banyak kegiatan significant yang saya lakukan. Bisa dibilang monoton banget. Bucket list yang guwe bikin di tahun 2015, hanya bebrapa yang tercapai. Not bad overall.
Kalau secara garis besar tiap bulannya ya , seperti ini:
January : Travel
February : became a “baby sitter”, mostly of my time were looking out of my nephew ( my first very nephew) from my first very sister.
March : Travel to some districts in South Sulawesi (dating)
April : Travel – dating
May : Travel-Dating
June : Travel – volunteering
July : Volunteering
August : work with expatriates (Indian)
September : Work, moving to Makassar
October : BIRTHDAY MONTH
November : Work work and work
December : Work and work.